Tari Srimpi

tari-serimpi

Tari Srimpi adalah salah satu tarian klasik dari Jogkarta dan Jawa Tengah yang sampai saat ini menjadi tari yang wajib dikuasai saat belajar tari klasik jawa. gerakanya yang lemah gemulai sungguh mempesona setiap orang yang melihat. tidak sedikit orang asing yang mempelajari tarian jawa klasik ini saat berkujung ke Jogjakarta dan jawa tengah terutama para mahasiswa asing yang memperdalam kesenian jawa. ada filosofi yang mengatakan bahwa mempelajari tari klasik akan menumbuhkan kesabaran pada diri kita karena kita harus telaten (sabar) mempelajari satu demi satu gerakan yang tidak asal-asalan dan harus sesuai dengan pakem atau aturan yang berlaku.

Tari Srimpi menjadi salah satu pilihan tari klasik yang sering dipelajari, konon munculnya Tari Srimpi ini pada masa kejayaan Kerajaan Mataram dan tarian ini hanya dipentaskan di lingkungan istana saja dan  pada saat Raja naik tahta. setelah Kerajaan Mataram terpecah menjadi 2, tari serimpi juga mengalami perpecahan yaitu menjadi tari serimpi gaya Kesultanan Jogjakarta dan gaya Kasunanan Surakarta. gaya Kasultanan Yogyakarta antara lain Serimpi Babul Layan, Serimpi Dhempel, Serimpi Genjung sedangkan gaya Kasunanan Surakarta antara lain Serimpi Bondan dan Serimpi Anglir Mendung dan masih banyak lagi

Tari Serimpi ini ditarikan oleh 4 orang gadis yang juga melambangkan 4 penjuru mata angin yaitu Grama atau Api, Toya atau Air, Angin atau udara dan bumi atau tanah. sedangkan masing-masing punya peranan dan posisi yaitu batak, gulu, dhada, dan buncit. kostum yang digunakan juga sangat mempesona yaitu riasan pengantin putri keraton dengan hiasan kepala yang indah seperti Sundhuk Menthul dan bulu burung kasuari.

[gambar : nelyrenif.blogspot.com]

Baca yang Lainnya :