Nantikan Lah Aku di Teluk Bayur

[gambar : wikipedia] [gambar : wikipedia]

Salah satu pelabuhan bersejarah di Indonesia adalah pelabuhan teluk bayur selain memang menjadi judul lagu yang sangat populer di era 60 an yang pernah dinyanyiakan erni djohan. teluk bayur juga menjadi ikon Sumatra barat tepatnya di kota padang. teluk bayur sudah ada sejak jaman penjajahan dulu namanya bukan teluk bayur melainkan Emmahaven tahun 1888-1893.

Menurut sejarahnya teluk bayur dibangun oleh orang rantai yaitu orang-orang yang mempunyai hukuman berat diatas 5 tahun masa hukuman. mereka dikirim ke proyek-proyek pemerintahan belanda dan sebutan orang rantai karena pada saat mengerjakan proyek tangan dan kaki mereka tetap dirantai sehingga mereka mendapat sebutan orang rantai. selain mengerjakan pelabuhan teluk bayur mereka juga mengerjakan proyek pembangunan rel kereta api setidaknya setiap harinya 155 orang dikirim untuk mengerjakan kedua proyek ini. tetapi sejak tahun 1917 memperkerjakan orang dengan dirantai sudah dilarang oleh pemerintah belanda karena dianggap tidak manusiawi.

Ada juga cerita dibalik nama emmahaven sebutan lain dari teluk bayur yaitu berasal dari nama  Ratu Emma seorang ratu belanda. pada tahun 1890 teluk bayur melakukan renovasi dan selesai pada tahun 1895. tetapi lambat laun pelabuhan ini memang kalah terkenal dengan pelabuhan Batavia yang dianggap lebih strategis, sehingga kegiatan perdagangan dan kepentingan pemerintahan belanda lebih sering dilakukan di pelabuhan Batavia.

Setelah masa kemerdekaan, saat ini pelabuhan teluk bayur dikelola oleh perusahaan BUMN yaitu PT. (persero) pelabuhan Indonesia II yang juga mengelola beberapa pelabuhan di Indonesia. teluk bayur  juga telah menjadi pelabuhan kelas I Karena  telah memiliki prosedur pelayanan berdasarkan ISO 9002. seperti lirik lagu teluk bayur yang dinyanyikan Erni djohan “nantikan lah aku di teluk bayur” yang  mengajak para wisatawan mengunjungi pelabuhan bersejarah ini.

Selamat berkunjung.

Baca yang Lainnya :