Keraton Kasepuhan Cirebon

[gambar : Simbol Keraton Kasepuhan (tahun 1920-1933) wikipedia] [gambar : Simbol Keraton Kasepuhan (tahun 1920-1933) wikipedia]

Kraton kasepuhan Cirebon didirikan oleh “Pangeran Mas Mochamad II” pada tahun 1529 setelah menggantikan syarif hidayattulah atau yang lebih dikenal sebagai sunan gunung djati yang memang ayah dari Pangeran Mas Mochamad II. keraton kasepuhan Cirebon mula-mula bernama kerajaan “Pakung wati” sebagai pendiri adalah “Pangeran Angeran Sri Mangana Cakrabuana” putra dari “Prabu Siliwangi”. nama pakung wati berasal dari nama putrinya yaitu “Ratu Ayu Pakungwati ”  yang kelak akan menikah dengan “Syarif Hidayatullah” yang lebih dikenal sebagai “Sunan Gunung Djati”.

Sunan Gunung Djati naik tahta pada tahun 1483 setelah sang ayah mertuanya meninggal. pada saat sunan gunung djati naik tahta kerajaan Cirebon lambat laun berubah haluan dari kerajaan yang masih bergaya hindu menjadi kerajaan yang bercorak islam. pada tahun 1568 Sunan Gunung Djati wafat dan digantikan putranya yang bernama “Pangeran Mas Mochamad II” yang bergelar “Panembahan Ratu”.

keraton kasepuhan Cirebon bergaya multi culture. Itu terbukti dengan adanya pengaruh hindu pada 2 patung singa putih lambang kerajaan padjadjaran,  di depan keraton dan gapura bergaya eropa untuk batu bata adalah khas dari bangunan jawa. singgasana raja tergolong sederhana untuk singgasana ukuran raja hanya terbuat dari kayu dan di belakangnya terdapat 9 bendera yang melambangkan wali songo.

keraton Cirebon juga dibuka untuk umum bahkan sekarang di keraton ini selain sebagai kunjungan wisata budaya, para pengunjung juga bisa menikmati perjamuan ala raja keraton kasepuhan Cirebon, memang untuk acara yang 1 ini para pengunjung sudah mndaftar terlebih dahulu kepada pengurus keraton. karena untuk perjamuan ala raja ini hanya melayani untuk rombongan dengan biaya per orang kira 200 ribu rupiah kita sudah bisa menikmati hidangan yang sudah turun temurun menjadi makanan untuk para bangsawan keraton Cirebon.

selain itu juga ada acara atau ritual yang selalu dilaksanakan keraton yaitu memandikan atau jamasan kereta kencana yang biasanya dilaksanakan pada 1 syawal, kerata ini bernama kereta singa barong. menarik bukan jadi jika anda berkunjung ke kota Cirebon jangan lupa berkunjung ke keraton kasepuhan Cirebon.

Selamat berlibur.